Sosok gelandang timnas Prancis Paul Labile Pogba yang pernah meniti karier kemudian bersinar di Juventus medio 2012 sampai 2016

Bersama Si Nyonya Tua, Pogba yang di rekrut Juventus secara gratis dari tim reserve Manchester United menjelma menjadi salah satu gelandang tengah terbaik di dunia, selama 4 musim di Italia Pogba membawa Juventus menjuarai Scudetto 4 kali, Coppa Italia 2 kali dan 2 kali Supercoppa Italia

Performa gemilang tersebut kemudian membuat Manchester United membawanya kembali ke teater of dream dengan harga lebih dari 100 juta euro, sayangnya performa gelandang berjuluk si gurita tersebut di Manchester United selama ini jauh dari harapan

Berbagai masalah mendatangi Pogba bersama Manchester United, seperti berselisih paham dengan pelatih, kesulitan menunjukkan performa terbaik sampai persoalan cedera yang terus mendera, tercatat sejak 2016 lalu berdasarkan data dari situs pemain sepakbola Transfermarkt.uk, gelandang berpostur 191 cm tersebut sudah lebih dari 30 kali cedera yang sebagian besar akibat masalah cedera hamstring

Namun semua itu nampaknya tak membuat Juventus khawatir, karena Juventus begitu yakin dengan kualitas Pogba, lalu kenapa Juventus harus mendatangkan Pogba yang penampilannya sangat menurun bersama Red Devils ketimbang gelandang lainnya?, berikut 5 analisa kami :

1.Pogba Akan Cocok Bermain Pada Formasi 3 Gelandang Tengah
Ketika di Manchester United beberapa tahun terakhir, Pogba kerap di mainkan sebagai dobel pivot dalam formasi 4-2-3-1 atau bahkan left winger dalam formasi yang sama, sedangkan performa Pogba akan jauh lebih maksimal ketika tim yang di perkuat bermain dengan 3 gelandang tengah, pelatih Juventus saat ini, Max Allegri adalah sosok yang sangat menggilai berbagai formasi dengan 3 gelandang tengah, seperti 4-3-3 maupun 4-3-1-2, ketika bersinar bersama Juventus sebelum kembali ke Manchester United pun, Pogba bermain di salah satu dari 3 gelandang tengah saat itu bersama Andrea Pirlo, Claudio Marchisio maupun Arturo Vidal, di Juventus musim depan, Allegri bisa memainkan Pogba sebagai salah satu dari ketiga gelandang tengah bersama Manuel Locatelli, Adrien Rabiot, Denis Zakaria maupun gelandang belia Fabio Miretti

2.Pogba Sekarang Adalah Pemain Yang Berpengalaman
Berbeda ketika awal kedatangannya ke Italia tahun 2012 lalu, Pogba saat ini adalah salah satu gelandang terbaik di dunia dan berstatus sebagai pemilik trofi Piala Dunia 2018, Pogba sering terlibat di pertandingan International bersama Timnas Prancis, pengalaman itu tentunya akan menjadi tambahan pengalaman luar biasa bagi gelandang gelandang Juventus yang levelnya belum ke titik tersebut

3.Pogba Lebih Cocok Dengan Iklim Sepakbola Italia
Selain persoalan taktikal, Pogba juga sepertinya jauh lebih cocok dengan iklim sepakbola Italia yang jauh dari kehidupan glamour seperti di Inggris, bagaimanapun, godaan kehidupan di Inggris terkadang bisa membuat banyak pemain sepakbola performanya menurun, apalagi masalahnya kalo bukan seputar klub malam, alkohol dan wanita. Meski Pogba bukan pemain yang suka kehidupan malam, tapi bagaimanapun hal hal seperti itu, sepertinya akan jauh berkurang di Italia

Baca Juga : Preview Hasil Drawing Piala Dunia 2022 Qatar

4.Sejarah Kesuksesan Pemain Prancis Di Juventus
Juventus dan pemain asal Prancis sepertinya di takdirkan mesrah, bagaimana tidak?, sejak jaman Michael Platini, Didier Deschamps, Zinedine Zidane, Lilian Thuram, David Trezeguet sampai Pogba di era pertamanya di Juventus, pemain asal negeri Eifel seakan di takdirkan sukses di Juventus, guratan takdir itulah bisa menjadi faktor pembeda di luar persoalan taktik dan teknis bagaimana performa Pogba di Juventus nantinya di bandingkan di Manchester United

5.Juventus Adalah Klub Yang Terbiasa Mengembalikan Performa Pemain Yang Di Anggap Menurun
Sudah tak terhitung bagaimana Juventus mengembalikan performa pemain pemain yang di anggap menurun sampai kembali ke puncak performa mereka kembali, mulai dari Andrea Barzagli, Andrea Pirlo, Carlos Tevez adalah contoh bagaimana performa pemain kembali menakutkan setelah bergabung dengan Juventus pasca di anggap permainannya menurun

Nah, 5 faktor ini bisa menjadi faktor pembeda kenapa Juventus ngotot memulangkan pemain asal Prancis tersebut, mampukah Pogba menjawab keraguan banyak pihak dengan kembali bersinar di saat pulang bermain di Allianz Stadium?, kita lihat saja aksi Pogba bersama Juventus nantinya

Baca Juga : Sejarah 3 Poin Dalam Sepakbola

Baca Juga : Ajarkan Anak Literasi Keuangan Sejak Dini

Baca Juga : Tas Flicka Brand

By admin

Leave a Reply